Kategori

5 November 2026

Aspirasipublik

Mengungkap Fakta

Beranda » Polda Metro Jaya Memburu Empat Tersangka Pelaku Penyiraman Air Keras

Polda Metro Jaya Memburu Empat Tersangka Pelaku Penyiraman Air Keras

2 min read
Polda Metro Jaya Usut Serius Kasus Penyiraman Cairan Berbahaya Di Jakarta Pusat Empat Terduga Pelaku Diburu E1773652292559

Polda Metro Jaya Usut Serius Kasus Penyiraman Cairan Berbahaya Di Jakarta Pusat Empat Terduga Pelaku Diburu E1773652292559

Jakarta,Aspirasipublik.biz.id – Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan penanganan serius terhadap kasus dugaan penyiraman cairan berbahaya yang menimpa seorang warga di kawasan Jakarta Pusat. Aparat kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis pada alat bukti yang sah demi mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.
Kasus tersebut menjadi perhatian khusus jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya setelah seorang warga berinisial AY mengalami luka bakar akibat cairan berbahaya yang disiramkan oleh orang tidak dikenal. Korban kini masih menjalani

Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap tindakan kriminal yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat merupakan pelanggaran hukum serius yang harus ditangani secara tegas. Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan dengan cermat agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan spekulasi.
Setiap tindak pidana yang membahayakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas penanganan kami. Proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan berdasarkan fakta hukum,” ujar Kapolda dalam keterangannya.
Peristiwa penyiraman cairan berbahaya tersebut terjadi pada Jumat malam, 13 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Saat itu korban diduga tengah melintas di lokasi sebelum tiba-tiba diserang oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Setelah menerima laporan kejadian, petugas dari kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan awal. Tim penyidik melakukan olah TKP secara ilmiah guna mengumpulkan bukti yang dapat mengarah pada identitas pelaku.
Dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian korban yang terkena cairan berbahaya serta helm yang digunakan korban saat kejadian berlangsung. Barang bukti tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik.
Selain itu, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut. Langkah ini penting guna mencegah munculnya berita yang menyesatkan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berjalan. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas serta membawa para pelaku ke hadapan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.(Patrick)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

✕
aspirasipublik

FREE
VIEW